Positif Thinking, Self Healing (Pengalaman pribadi)

Lama g nulis, nih share pngalaman pribadi…..

Sejak kecil beta punya masalah kesehatan terutama masalah dg paru2, asma begitu istilahnya. Keluar masuk rumah sakit dan puskesmas merupakan jadwal rutin hampir setiap bulan, obat2an dan jarum suntik sudah jd konsumsi biasa. Tapi sbagai anak kecil beta paling takut sama jarum suntik, maklum di mata anak kecil kelihatannya jarum suntik besar sekali, hahaha. Suatu hari ke RSU, si dokter lupa bilang harus suntik. Beta senang sekali, malang, besoknya petugas RSU datang ke rumah dan suruh balik ke RS untuk suntik.

Karena takut tiap kali harus disuntik yg memang tidak enak rasanya (sakit to), suatu saat beta berjanji pada diri sndiri tidak mau kembali ke rumah sakit. Beta meyakinkan diri sndiri kalo beta sehat2 saja, padahal waktu itu kalo tdk salah beta masih SD kelas 4, mungkin, blom prnah dapat pelajaran ttg positif thinking, pngembangan pribadi, manajemen dll lah yg berhubungan dg positif thinking, istilah positif thinking sj blom tau n blom prnah dengar, maklum msh anak2 d bawah umur.

Suatu saat (lupa kapan), beta dengar kabar ada seorang atlet yg kena AIDS (kl tdk salah) juga menerapkan hal serupa. Bedanya kalo dia menyakinkan dirinya dengan kalimat yg selalu diulangi dlm hati, beta hanya membayangkan “sehat” dalam pikiran sj (mklum anak kecil) cuma main imajinasi ala anak kecil. Saat itu beta memutuskan untuk meniru cara si atlet tsb, tapi karena “kalimat sakti” si atlet terlalu panjang n lupa juga komplitnya, beta membuat kalimat sakti sndiri “AKU SEHAT, AKU BENAR-BENAR SEHAT HARI INI”. Kalimat sakti ini beta ulangi terus dalam hati, entah lg makan – mandi – mo tidur – pkk kalo ingat lah.

Alhamdulillah sejak kelas 5 ato 6 SD, kl tdk salah, beta sudah jarang berhubungan dg rumah sakit / puskesmas dan si asma jg tdk lagi kambuh sampe skrg. Dan kalimat sakti tadi terus bertahan sampai skarang dan telah mengalami pengembangan. Ilmu berpikir positif sndiri beta pelajari waktu kuliah di Jogja taon 1997, dan beta sndiri terheran2 dan jg kagum dg apa yg sudah beta alami.

Manfaat Buah-buahan

APEL
Jus apel dan bayam (atau dapat dimakan terpisah) merupakan kombinasi unik. Kombinasi kandungan garam mineral dan pektin dalam apel, serta kandungan asam oksalik pada bayam membentuk substansi unik yang memenuhi dinding-dinding usus dan melalui gerakan kimia yang kuat tapi aman”melepaskan” kotoran yang ada di usus besar yang telah mengendap berhari-hari, berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Kandungan zat pektin dalam apel juga mampu menurunkan kadar kolesterol dan triglycerides yang mengganggu fungsi jantung.

ALPUKAT
Kandungan kalori, lemak dan minyak yang tinggi di dalamnya tidak saja menjadi sumber energi yang melimpah yang dibutuhkan pada saat puasa, tetapi juga mengurangi kadar kolesterol dan menjaga kelenturan otot-otot sendi.

PISANG
Daging buah pisang yang lembut melapisi dinding-dinding lambung dan usus sehingga dapat menjadi lapisan anti radang. Pisang sangat membantu bagi mereka yang mengalami masalah peradangan lambung atau usus. Karena daging buah pisang sangat lembut, dianjurkan untuk tidak dijadikan jus.

BELEWAH
Kandungan beta-carotene, pro-vitamin A, magnesium, mangan, seng dan krom pada belewah dapat mengurangi peradangan dan memulihkan luka peradangan jaringan usus. Gula alami dan enzim yang dikandung belewah mempunyai fungsi absorpsi atau penyerapan pada usus sehingga sangat membantu gangguan usus akibat makan tergesa-gesa sehingga makanan tak terkunyah dengan baik, terlalu banyak makan makanan yang berbumbu, endapan obat-obatan, atau rasa mual karena rasa kuatir yang berlebihan.

JERUK
Sari buah jeruk yang banyak mengandung vitamin C sangat baik karena selain menstimulasi sistem kekebalan tubuh, juga menghilangkan sumbatan lendir di tenggorokan, rongga hidung, paru-paru dan perut. Berguna pula untuk membersihkan liver dan menghilangkan rasa sakit di tubuh akibat influenza. Campuran sari jeruk nipis dan madu sangat berkhasiat menyembuhkan radang tenggorokan dan amandel. Bagi mereka yang memiliki gangguan lambung, tentu pilih buah jeruk yang tidak terlalu asam.

KURMA
Kandungan gula kurma yang tinggi membuat kurma menjadi buah yang menghasilkan energi tinggi. Konon Nabi Muhammad SAW berbuka puasa hanya dengan 3 butir buah kurma, tentunya yang berkualitas tinggi. Kandungan gula kurma sangat membantu menyembuhkan luka. Hati-hati bagi mereka yang memiliki penyakit diabetes, jangan terlalu banyak mengonsumsi buah ini.

PEPAYA dan MANGGA
Jus campuran pepaya dan mangga memiliki kandungan karbohidrat dan enzim yang tinggi. Jus segar ini bermanfaat dalam menanggulangi pembengkakan dan peradangan, gangguan pencernaan dan demam. Jus mangga sendiri dapat mengurangi dehidrasi dan memperlancar sirkulasi darah. Sedangkan pepaya melancarkan buang air besar dan mengatasi sembelit.

PEAR
Mengonsumsi buah pear membantu mengatasi rasa tidak enak di perut akibat kadar asam yang berlebihan yang berasal dari makanan berkalori tinggi, berminyak, dan pedas. Jus pear juga dapat dicampur dengan apel dan sedikit jeruk nipis.

NANAS
Enzim bromealin dalam nanas melarutkan lendir yang sangat kental dalam sistem pencernaan sehingga juga menghancurkan bisul bila ada. Masakan yang dibuat dengan 250 gr Nanas yang diiris-iris, 60 gr cincangan daging ayam dan lada secukupnya yang kemudian digoreng dapat mengatasi penyakit darah rendah dengan gejala lemasnya kaki dan tangan.

DELIMA
Di Irak dan Iran, jus delima yang dibuat kumur terlebih dahulu sebelum diminum membantu membersihkan mulut dan gigi, serta mencegah infeksi sehingga membantu menghilangkan bau mulut yang tidak sedap. Memakan dengan perlahan-lahan buah delima dan mengeluarkan bijinya dapat menjernihkan suara yang serak dan menghindari kekeringan tenggorokan. Manfaat lainnya, kandungan zat tannin dalam buah delima dapat membius cacing gelang, cacing kremi dan cacing pita dalam usus sehingga mereka dapat dikeluarkan melalui air besar. Cara ini sudah biasa digunakan oleh penduduk Mesir dan Vietnam.

TOMAT
Jus tomat segar sangat membantu pembentukan glycogen dalam liver. Menurut penelitian ditemukan bahwa jus tomat menyeimbangkan fungsi liver dengan cepat dan dengan demikian berarti menjaga stamina tubuh dan menyehatkan badan. Garam mineral yang kaya dalam tomat meningkatkan nafsu makan dan merangsang aliran air liur sehingga memungkinkan makanan dicerna dengan baik. Konsumsi tomat yang teratur membantu mengobati penyakit anoreksia (kehilangan nafsu makan).

SEMANGKA
Terlalu banyak mengonsumsi daging-dagingan, manis-manisan, goreng-gorengan, kopi dan minuman ringan sering membuat darah terlalu banyak kandungan asamnya dan mengakibatkan bintik-bintik merah di kulit. Jus semangka akan merontokkan asam tersebut dan memperbaiki kandungan darah. Bagi penderita diabetes, mengonsumsi secara teratur jus semangka dapat menjaga meningkatnya gula darah. Kelebihan kandungan asam urik dalam tubuh yang menyebabkan penyakit arthritis, encok dan keracunan urea dapat dihilangkan dengan meminum jus semangka secara teratur dua kali sehari.

KELENGKENG / LENGKENG
Buah ini banyak mengandung sukrosa, glukosa, protein, lemak, asam tartaric, vitamin A dan B. Sebagai salah satu sumber energi yang besar serta mengembalikan kelancaran aliran energi, buah yang sangat manis ini berguna untuk meningkatkan stamina sehabis sakit. Kelengkeng sangat baik untuk memenuhi kebutuhan energi bagi wanita hamil yang lemah atau setelah melahirkan. Memakan buah ini secukupnya secara teratur dapat menambah nafsu makan, mencegah anemia dan pemutihan rambut dini. Selain itu akan mempercepat kesembuhan luka luar. Awas, konsumsi secukupnya saja, kalau kelebihan akan membuat tubuh jadi panas akibat kelebihan energi.

BELIMBING
Meminum atau memakan buah belimbing dan menelannya secara perlahan dapat mencegah dan mengatasi infeksi mulut dan tenggorokan. Campuran belimbing dan madu juga dapat membantu mencegah dan mengatasi kencing batu.

LECI
Selain kandungan protein, lemak, vitamin C, fosfor, dan zat besi, buah leci mengandung sukrosa dan glukosa yang melimpah. Mengonsumsi buah Leci pada malam hari dapat menambah cadangan energi untuk keesokan harinya

KELAPA
Air kelapa mengandung sukrosa, fruktosa dan glukosa, sedangkan dagingnya selain tiga hal di atas juga mengandung protein, lemak, vitamin dan tentunya minyak kelapa. Meminum air kelapa muda dan memakan dagingnya dapat mengurangi kegerahan,mulut kering, demam dengan kehausan serta diabetes. Selain itu minum air kelapa muda dipercaya membuang racun dalam darah. Perhatian, terlalu banyak minum air kelapa muda menyebabkan sedikit rasa lemas sementara. Bagi yang memiliki gangguan pada tulang jangan mengonsumsi banyak air kelapa.

Sumber : http://yannanaunin.multiply.com

Hindari Kopi dan Rokok Saat Stres

Kopi dan rokok biasanya menjadi teman dekat orang-orang yang tengah mengalami stres. Padahal menurut sebuah penelitian, minum kopi di bawah tekanan yang tinggi hanya akan meningkatkan halusinasi.

Pemimpin studi Profesor Simon Crowe dari University’s School of Psychological Sciences mengatakan, bahwa ada hubungan antara kafein dan tingkat stres. Semakin tinggi stres dan makin tinggi konsumsi kopi, risiko halusinasi juga makin tinggi.

Tim Crowe melibatkan 92 individu dengan tingkat stres tinggi dan rendah. Masing-masing diberi asupan kafein dalam jumlah sedikit dan banyak.

Kemudian setiap peserta diperdengarkan sebuah lagu yang hampir seluruhnya tahu, yaitu White Chrismast dengan volume konstan, bahkan hampir tidak terdengar.

Hasilnya, mereka yang berada dalam kondisi stres tingkat tinggi dan mengonsumsi kafein dalam jumlah besar mengaku mendengar lagu tersebut dengan sangat jelas.

“Ada hubungan antara tingkat stres yang tinggi, psikosis dan kafein. Kombinasi stres dan kafein memengaruhi kemungkinan gejala psikosis seperti halusinasi pendengaran,” katanya.

Disamping itu, penelitian ini juga disebutkan membantu menjelaskan bagaimana stres dapat menyebabkan gejala adanya skizofrenia, gangguan mental yang ditandai dengan pecahnya proses pemikiran dan respon emosional seperti halusinasi pendengaran.

“Ini membantu kita lebih hati-hati terhadap jumlah kafein di saat banyak orang mengagung-agungkan manfaat kafein untuk kesehatan,” tuturnya. (TribunNews.com)

40 Persen Kanker Disebabkan Gaya Hidup

Lebih dari 40 persen semua jenis kanker disebabkan karena pilihan gaya hidup. Berdasarkan survei yang dilakukan di Inggris, hampir setengah penderita yang terdiagnosa kanker disebabkan oleh pemilihan gaya hidup.

Obesitas, merokok, makanan dan alkohol, masing-masing dapat menjadi penyebab timbulnya tipe kanker. Namun, rokok menjadi pemicu utama terjadinya kanker. Merokok menyebabkan 23 persen kanker pada pria dan 15,6 persen pada wanita.

“Banyak orang percaya bahwa kanker disebabkan karena nasib atau gen. Namun, setelah melihat semua bukti, jelas bahwa sekitar 40 persen penyebab kanker disebabkan oleh hal-hal dimana kita sebenarnya bisa merubahnya,” ungkap peneliti Prof Max Parkin.

Peneliti juga menemukan posisi kedua penyebab terjadinya kanker adalah disebabkan sedikitnya mengonsumsi buah dan sayuran segar pada makanan pria. Berbeda dengan pria, penyebab terjadinya kanker pada wanita setelah merokok adalah obesitas.

“Kami tak menduga saat menemukan makan buah dan sayur akan menjadi penting bagi pria untuk melawan kanker. Dan bagi wanita, tak mengira bila kegemukan berdampak lebih buruk dibandingkan alkohol,” tambahnya.

Berikut ini 6 besar penyebab terjadinya kanker pada wanita dan pria.

Pria

1. Merokok 23 %
2. Sedikit Makan buah dan sayur 6,1 %
3. Bahaya/Risiko dalam pekerjaan 4,9 %
4. Alkohol 4,6 %
5. Kegemukan 4,1 %
6. Terpapar matahari 3,5 %

Wanita

1. Merokok 15,6 %
2. Kegemukan 6,9 %
3. Infeksi 3,7 %
4. Terpapar matahari 3,6 %
5. Sedikit makan buah dan sayur 3,4 %
6. Alkohol 3,3 %

Sumber : ghiboo/Yahoo!News

Ayah Perokok Harus Hati-hati kalau Gendong Anak

Penasehat Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Hakim Sorimuda Pohan, mengingatkan para ayah perokok agar berhati-hati ketika menggendong anaknya. Apalagi, anaknya yang masih berusia balita. Secara tidak sengaja, sang ayah bisa menularkan penyakit pada anak.

Ia menyebutkan kini ada tiga jenis perokok yang ada. “First hand smoker, second hand smoker dan third hand smoker,” kata Hakim di Jakarta, Rabu (2/11).

Soal perokok aktif dan pasif, menurutnya, itu sudah ‘pustaka’ lama.First hand smoker adalah perokok pertama. Orang ini merokok sehingga memasukkan sendiri racun ke dalam tubuhnya.

Second hand smoker merupakan orang yang menghirup asap rokok. Yang mungkin jarang disadari yakni third hand smoker. Mereka ialah orang yang tidak merokok, tidak menghirup asap rokok tetapi berhubungan langsung dengan perokok. Baginya, ketiga jenis perokok ini memiliki akibat yang sama saja bahayanya.

Ia mencontohkan seorang ayah yang biasa merokok di kantor, ketika pulang langsung menggendong anaknya tanpa terlebih dahulu ganti baju atau cuci muka. Tanpa disadari, ayah tersebut telah menjadikan si anak sebagai third hand smoker.

“Ayah merokok di kantor, pulang tanpa berwudhu, cium si anak. Niatnya si mau sayang, tapi secara tidak sengaja ia malah memberikan racun pada anak,” ujar dia.

Ia menjelaskan, sisa-sisa nikotin bisa saja masih menempel di wajah atau baju ayah. Racun itu akan menguap dan terhirup melalui udara. “Ya seperti orang yang merokok kan nafasnya juga bau rokok,” katanya.

Jika kebetulan si anak mempunyai penyakit bawaan asma, dengan udara yang kotor, maka asma akan sulit disembuhkan. “Jadi kalau anak asma dan nggak sembuh-sembuh, cek saja siapa yang bawa racun ke rumah,” ujarnya sambil tersenyum.

Sumber : Republika/Yahoo!News

Bahaya Kresek Hitam

Di Hari Raya Idul Adha, kantong kresek seringkali dimanfaatkan sebagai wadah daging kurban. Di balik sifatnya yang praktis dan murah, kantong kresek mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa mengontaminasi makanan di dalamnya.

Sejak pertengahan tahun lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan peringatan resmi tentang bahaya kantong kresek. Bedasar hasil penelitiannya, kantong kresek, terutama warna hitam, merupakan produk daur ulang mengandung bahan kimia berbahaya.

Tak hanya itu, dalam proses daur ulang, produsen juga tak memerhatikan riwayatnya. “Apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan, kotoran manusia, atau limbah logam berat,” demikian petikan peringatan BPOM tentang kantong kresek.

BPOM meminta masyarakat tak menggunakan kantong kresek sebagai wadah makanan, terutama makanan siap santap. Selain diragukan kebersihannya, kantong kresek berwarna dikhawatirkan mengandung zat karsinogen yang dalam pemakaian jangka panjang dapat memicu kanker.

Bahan kimia plastik tak hanya mudah terurai dan migrasi ketika terkena makanan panas. Namun, juga makanan mengandung asam, cuka, vitamin c, berminyak atau berlemak. Tak berlebihan jika Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor dan Institut Pertanian Bogor (IPB)  mengimbau agar daging kurban tidak dimasukkan dalam kantong kresek, terutama warna hitam.

Selain kantong kresek, kemasan plastik berbahan polivinil klorida (PVC) dan kemasan makanan styrofoam juga berisiko melepaskan bahan kimia berbahaya. Jangan menggunakan kemasan makanan mengandung PVC sebagai wadah makanan panas, berminyak, berlemak atau mengandung alkohol.

Sumber : VivaNews.Com

Penyedap Rasa Kimia

[- Artikel ini sudah kadaluwarsa. Hanya sebagai pengingat dan bahan renungan -]

Ratusan penelitian para ahli di mancanegara menunjukkan, vetsin alias MSG sebagai “penyedap makanan” — bukan soal halal atau  haram, yang jelas merusak otak anak-anak. Sedangkan untuk orang dewasa akibatnya bisa memicu degeneratif syaraf otak, dengan munculnya parkinson, huntington, ALS dan alzheimer alias pikun. Pejabat pemerintah maupun media massa memilih bungkam, semata-mata demi uang !

BANGSA Indian punya sebuah petuah terkenal. Bunyinya, begini: “Bumi tempat kita hidup hari ini bukanlah warisan nenek moyang kita. Tapi merupakan pinjaman dari anak cucu kita.” Nasehat turun-temurun itu mengingatkan agar manusia tidak berlaku zalim terhadap alam lingkungan serta bumi seisinya.
Manusia bertindak zalim bukan hanya terhadap alam lingkungan – dan sejarah membuktikan akibatnya sungguh tidak terpermanai. Perilaku zalim di antara sesama manusia, pun sudah menjadi pengetahuan umum membawa beragam kesengsaraan. Dan lebih tragis lagi adalah ketika kezaliman justru dilakukan terhadap diri sendiri.
Contoh menzalimi diri sendiri, misalnya, kegemaran merokok. Ini mungkin masih dianggap kecil dibandingkan dengan kecanduan narkotika. Nah, jika narkotika sudah luas terbukti berakibat fatal, maka ada lagi kecanduan setara terhadap bahan kimia lain yang tak kalah gawatnya untuk kehidupan anak manusia. Bahan kimia dimaksud adalah Monosodium Glutamate (MSG) alias bumbu penyedap makanan.
Di Indonesia, mulanya dikenal sebagai vetsin. Atau lazim pula dilafalkan jadi micin. Merek dagang yang ditawarkan beragam — tanpa perlu disebut lagi, semua penyedap makanan itu tulen berupa bumbu kimia.

MSG MERUSAK SYARAF OTAK
Ratusan penelitian para ahli di mancanegara menunjukkan, MSG sebagai “penyedap makanan” berakibat merusak otak anak-anak. Dalam masa pertumbuhan, efeknya buruk terhadap sistem syaraf anak. Mereka mengalami kesulitan secara emosional — dan lemah untuk belajar. Bukti ilmiah pula menunjukkan bahan kimia ini secara permanen merusak bagian otak paling kritis yang mengendalikan hormon. Sehingga kelak manusia menghadapi gangguan kelenjar endokrin. Begitu pula akibat yang ditimbulkan pemanis buatan dalam minuman ringan untuk diet, bisa memicu tumor otak — yang jumlahnya meningkat dramatis semenjak pemanis buatan ini dilansir secara luas.
Setelah mengetahui bahaya meminum produk semacam ini, apakah anda masih melahapnya, atau membiarkan anak-anak juga meminumnya? Bukti menunjukkan, satu dari bumbu pemanis ini bahan kimianya bernama aspartate, dapat merusak jaringan otak — sama seperti efek buruk MSG.
Sedangkan buat orang dewasa, sudah diperagakan bukti yang melimpah bahwa semua jenis bahan kimia – namanya: excitotoxin, dapat berakibat buruk.
Atau bahkan memicu aneka epidemi dewasa ini seputar degeneratif syaraf otak, seperti penyakit parkinson, huntington, ALS dan alzheimer alias pikun gawat.
Mungkin belum luas disadari bahwa excitotoxin sebagai penyedap makanan secara khusus berisiko bagi pengidap diabetes. Atau pernah kena stroke, cedera otak, tumor otak, serangan mendadak atau pengidap darah tinggi, radang selaput otak (meningitis), atau radang otak akibat virus.
Penelitian pula menunjukkan cedera otak adalah akibat dari semua produk tadi. Dan pada anak-anak, tak dapat dipulihkan, hanya lantaran mengkonsumsi satu dari produk yang mengandung kimia penyedap tersebut.

MERACUNI DIRI & ANAK CUCU
Silakan satu kali melongok ke dapur, buka rak makanan dan lemari es. MSG ada di semua makanan! Di dalam sup Campbell, Hostess Doritos, keripik kentang Lays, Top Ramen, Betty Crocker Hamburger Helper, saus kalengan Heinz, Swanson frozen prepared meals, saus salada Kraft, terutama yang ditulisi ‘sehat rendah lemak’. Produk yang dikatakan tak ada MSG, sebenarnya mengandung bahan kimia yang disebut Hydrolyzed Vegetable Protein – ini cuma nama lain untuk Monosodium Glutamate. Sungguh kita jadi terbelalak melihat begitu banyak makanan yang diberikan kepada anak-anak tiap hari, semua berisi racun.
Produsen menyembunyikan MSG de-ngan banyak nama berbeda untuk membodohi konsumen. Ketika bersama keluarga kita ramai-ramai makan di luar, kita pun bertanya di restoran apakah menunya mengandung MSG? Para pelayan – bahkan sang manajer, bersumpah tidak menggunakan MSG.
Tapi coba tanyakan daftar bumbunya. Mereka enggan memperagakan, maka yakinlah bahwa MSG dan Hydrolyzed Vegetable Protein ada di mana-mana. Burger King, McDonalds, Wendy’s, Taco Bell, di semua restoran, bahkan yang tersedia di meja, seperti TGIF, Chilis’, Applebees dan Denny’s, tulen menggunakan MSG secara melimpah. Kentucky Fried Chicken tampaknya merupakan pelanggar paling buruk: MSG ada di tiap hidangan ayam, kuah salada dan saus. Tak heran jika orang lahap menyantap pelapis kulit ayam, rahasianya ya bumbunya pakai MSG! Lalu, mengapa MSG begitu banyak ada dalam makanan yang kita santap?
Apakah dia merupakan vitamin? Sama sekali tidak! Menurut John Ebr dalam bukunya The Slow Poisoning of America, MSG ditambahkan dalam makanan agar ada efek kecanduan di tubuh manusia.
Menurut situs propaganda di internet, yang disponsori kelompok lobi pabrik makanan pendukung MSG di alasan bumbu penyedap dalam makanan adalah untuk membuat orang makan lagi. Kelompok lobi – Asosiasi Glutamate – mengatakan, makan lagi dan lagi bermanfaat untuk orang lanjut umur.

MSG DISEMBUNYIKAN
Industri makanan menyembunyikan dan menyelubungi unsur kimia tambahan – excitotoxin (MSG dan aspartate), hingga tak mudah dikenali. Tak masuk akal?
Anda mau sewot? Faktanya adalah banyak makanan diberi label “No MSG”.
Kenyataan di dalamnya mengandung bukan hanya MSG, tapi juga dijejali dengan excitotoxin lain yang setara potensi serta bahayanya.
Seluruh keterangan di atas adalah sungguh-sungguh. Dan semua bahan yang dikenal meracuni otak ini, diaduk ribuan ton dalam makanan dan minuman guna mendongkrak penjualan. Bumbu kimia itu tak punya tujuan lain kecuali sekadar penyedap dan pemanis aneka produk konsumsi.
Seperti diungkapkan tadi, pabrik dan industri makanan selalu menyelubungi penambahan MSG dalam produknya. Berikut ini adalah daftar nama umum untuk MSG terselubung. Ingat juga excitotoxin yang amat kuat, aspartate dan L-cystine, yang sering ditambahkan dalam makanan, menurut ketentuan FDA harus disebutkan, tapi tidak dicantumkan dalam label sama sekali.

Penyedap yang Selalu Berisi MSG
* Monosodium Glutamate (MSG).
* Protein Sayuran Hydrolyzed.
* Protein Hydrolyzed.
* Protein Tanaman Hydrolyzed.
* Sari Protein Tanaman.
* Sodium Caseinate
* Calcium Caseinate
* Sari Ragi.
* Protein Jaringan (termasuk TVP).
* Ragi Autolyzed.
* Tepung Gandum Hydrolyzed.
* Minyak Jagung.

Penyedap yang Sering Berisi MSG
* Sari Gandum.
* Malt Flavoring.
* Bouillon.
* Broth.
* Stock.
* Flavoring.
* Natural Flavors/Flavoring.
* Natural Beef Or Chicken Flavoring.
* Seasoning.
* Spices.

Penyedap yang Mungkin Berisi
MSG atau Excitotoxin
* Carrageenan.
* Enzymes.
* Soy Protein Concentrate.
* Soy Protein Isolate.
* Whey Protein Concentrate.

Minuman Diet, Awas!
Minuman ringan untuk diet, permen karet bebas gula, Kool Aid bebas gula, Crystal Light, obat anak-anak, serta ribuan pro-duk lain yang mengklaim ‘rendah kalori’, ‘diet’, atau ‘bebas gula’.

PEJABAT & MEDIA MASSA BUNGKAM, DEMI UANG !
Dr. Blaylock mengungkapan sebuah pertemuan dengan seorang eksekutif senior urusan industri bumbu penyedap. Si pejabat terus-terang bilang bahwa tak jadi soal adanya excitotoxin dalam makanan, dan tak peduli mau tukar nama kapan pun.Begitu pula yang dialami John Erb. Beberapa bulan lampau, ia membawa buku dan keprihatinannya kepada seorang pejabat tinggi kesehatan di Kanada.
Sembari duduk di kantor yang nyaman, sang pejabat bilang: “Tentu saja saya tahu betapa buruknya MSG. Saya tidak pernah menyentuhnya!” Namun si petinggi pemerintah urusan ke sehatan ini menolak untuk memberi tahu masyarakat tentang hal yang diketahuinya itu. Bahkan Presiden George W.
Bush dan para pendukungnya tengah mendorong se-buah Rancangan Undang-Undang di Kongres Amerika.
Namanya: Personal Responsibility in Food Consumption Act, juga dikenal sebagai Cheeseburger Bill. Undang-Undang besar ini melarang semua orang menggugat pabrik makanan, penjual dan para penyalurnya.

Sampai presiden pun “kepincuk” membela industri bumbu penyedap makanan, ingat, juga pernah kejadian di Indonesia . Yakni ketika ada satu merek bumbu masak diramaikan mengandung tulang babi, sekitar tahun 1999.
Lalu timbul soal halal atau haram. Pada-hal inti persoalannya jauh lebih gawat: mudaratnya sangat keterlaluan. Namun bagian ini diabaikan, pasalnya tak lain hanyalah hitungan kalkulator: ya ada pajak untuk kocek pemerintah.
Sikap mendewakan uang juga dianut kalangan media massa . Mereka tidak bakal buka cerita tentang bahaya MSG buat manusia. Mereka takut tuntutan hukum dari pemasang iklan. Dalam pikiran mereka, membuka urusan dengan industri makanan cepat-saji bakal merusak keuntungan bisnis.

Apa yang Harus Dilakukan?
Pengusaha makanan dan restoran telah membuat kita kecanduan pada dagangan mereka selama bertahun-tahun, dan kini kita membayar harga yang tidak murah sebagai akibatnya.
Di Amerika, para orang tua berharap anak-anak tidak mengutuk mereka lantaran menjadi gembrot akibat bumbu penyedap. Selebihnya, apa yang bisa kita lakukan? Apakah  kita mampu menghentikan pera-cunan terhadap anak-anak kita, sementara petinggi seperti Bush memastikan perlin-dungan finansial untuk industri yang jelas-jelas meracuni kita.
E-mail ini dikirim kepada sebanyak-ba- nyaknya orang sebagai upaya menunjukkan kebenaran, karena perusahaan yang dimiliki kaum politisi dan media massa , tidak akan menyingkapkannya pada anda.
Cara terbaik bagi kita adalah dengan mulai menolong diri sendiri, dan menyelamatkan anak-anak dari kimia-penyebab wabah kerusakan otak.

KEMBALI PAKAI BUMBU ALAMIAH, STOP MSG!
Silakan mampir di situs National Library of Medicine.
Ketik kata “MSG Obese”, maka dapat disimak sebagian paparan dari 115 studi medis tentang mudaratnya menyantap makanan pakai bumbu kimia ini. Kita tidak ingin menjadi tikus-tikus dalam suatu eksperimen raksasa.
Dan kita tidak setuju makanan yang membuat kita menjadi bangsa gembrot, letargik alias mengantuk lantaran kekenyangan, bagaikan biri-biri yang cuma menunggu untuk disembelih……
Akan halnya di Indonesia, boleh jadi efek kimia bumbu penyedap itu tidak serta-merta membuat orang jadi gembrot. Tapi minimal dapat sifat orang gembrot, yakni indolent alias lamban — dan lebih cilaka:
dambin bin lamban dalam berpikir.
Bahkan ketika aneka kepentingan asing kian mencengkeram di bumi bernama Republik Indonesia ini, belum kunjung disadari bahaya yang mengancam kedaulatan bangsa sudah di pelupuk mata.
Tadi sudah disebut, para orang tua di Amerika cemas bakal dikutuk anak-anak mereka akibat keracunan MSG, lalu apa gerangan pikiran para orang tua di Indonesia ? Apakah masih tenang melahap kimia-penyedap ini, dan hanyut berjamaah keracunan MSG dengan anak cucu?
Tentu bukan demikian pilihan kita. Oleh sebab itu, mari sebarkan e-mail ini ke semua orang. Harapan kita adalah warkah ini melingkari bola dunia untuk membangun kesadaran: stop konsumsi makanan dengan bumbu penyedap kimia.
Kembalilah menggunakan bumbu alamiah, seperti kunyit, lengkuas, jahe, serai, bawang, daun salam, cabe, tomat, serta aneka tanaman rempah serta bumbu dapur yang turun-temurun terbukti sehat.
Marilah kita merdekakan diri dari belenggu “kimia penyedap” — yang nyata-nyata cuma urusan seujung lidah. Tapi akibatnya fatal untuk seluruh kehidupan kita serta anak cucu.Ingat, petuah Bangsa Indian yang tetap modern tadi. Janganlah menghancurkan masa depan anak cucu, lantaran orang tua teledor menjejalinya dengan makanan yang dibumbui penyedap kimia.

 

Sumber : [-LUPA-]

  • Ini Beta

    Y!M status:
    JNE TULEHU
    (DH. WARNET PONDOK.NET)
    Jl. Raya Tulehu, No. 26
    Dsn Pohon Mangga, Tulehu
    A m b o n

    eFeS : Rad Marssy
    eFBi : Rad Marssy
    CopyLeft Notice:
    Barangsiapa dengan sengaja mengutip, menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, meng-copy paste kepada umum suatu bagian dari blog ini diwajibkan kepadanya untuk menyertakan sumber asli bagian yang dimaksud. Dilarang membawa kamera, handycam, tape recorder, atau alat perekam lainnya.
    (hehe5x... srius amat bacanya).

    NO SMOKING BLOG...!!!

    STORY OF EARTH...???